Belajar matematika banyak caranya agar kita bisa memahami apa yang terkandung dalam materi tersebut. Salah satunya dengan membuat video yang berbasis PPT. Contoh video ini sengaja saya buat dan dedikasikan untuk guru saya Dra.Hj. Siti Badriyah. Beliau adalah salah satu guru favorit buat saya khususnya dan Madarasah AL Ihsan Krian pada umumnya. Nah gak perlu panjang lebar yuk kita simak aja sekarang dalam video singkat ini.
Showing posts with label Study. Show all posts
Showing posts with label Study. Show all posts
Friday, 8 January 2016
Thursday, 16 April 2015
Contoh Makalah Interface
MAKALAH
TEKNIK INTERFACE
UNTUK MEMENUHI TUGAS UAS SEMESTER 5
NAMA: RACHMAD HIDAYAT
NIM: 11092080
INSTITUT SAINS dan TEKNOLOGI PALAPA
MALANG
2014
TEKNIK INTERFACE
PCI
Pengertian PCI
(Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang didesain untuk menangani
beberapa perangkat keras. PCI juga adalah suatu bandwidth tinggi yang populer, prosesor
independent bus itu dapat berfungsi sebagai bus mezzenine atau bus periferal. Standar
bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk
oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. Tujuan
dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya
digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya. Komputer lama menggunakan
slot ISA, yang merupakan bus yang lamban. Sejak kemunculan- nya sekitar tahun
1992, bus PCI masih digunakan sampai sekarang, hingga keluar versi terbarunya
yaitu PCI Express.
PCI dirancang
untuk mendukung bernacam- macam konfigurasi berbasis mikroprosesor, baik system
mikroprosesor tunggal maupun banyak. PCI ini memanfaatkan sinkron danm pola
arbitrasi tersentralisasi. System perintah- perintah yang ada di PCI biasanya
aktivitas bus terjadi dalam bentuk transaksi sebuah inisiator,atau
master,dengan sebuah target. Kertika memperoleh control bus, master bus menentukan
jenis transaksi yang akan terjadi berikutnya. Untuk interrupt Acnowledge adalah
sebuah perintah baca yang ditunjukkan bagi perangkat yang berfungsi sebagai
pengontrol interrupt indetifier untuk dikembalikan. PCI berbasis pada local bus
yang cepat. Pada perkembangannya, PCI diadopsi menjadi standar industri di
bawah administrasi dari PCI Special Interest Group, yang kemudian definisi dari
PCI diperluas menjadi konektor standa interface bus /slot ekspansi.PCI
mempunyai interface sebesar 64 bit dan mengimpelentasikan lebar jalur 32 bit
untuk bus data dan alamat (bandingkan dengan ISA ,16 bit). PCI ialah bus dengan
arsitektur sinkronous, yakni bus dimana semua transfer data dijalankan secara relative
bersamaan terhadap pulsa detak sistem.
PCI mendukung
mekanisme auto-configuration dimana setiap piranti PCI terdapat sekelompok register
konfigurasi yang memungkinkan identifikasi/pengenalan akan jenis piranti
seperti SCSI , Video, Ethernet dan lainnya. Pada transfer data
perintah-perintah memory read dan write digunakan untuk menspesifikasikan
transfer data yang menempati satu sikus waktu atau lebih. Perintah ini tergantung
pada apakah pengontrol memory pada Bus PCI mendukung protocol PCI untuk transfer
antara memory dengan cache atau tidak. Mengenai perkembangan PCI dari tahun
ketahun, PCI semakin berkembang dengan pesat apalagi sekarang ini yang lebih
pasaran kita kenal adalh PCI Exspres yang kualitasnya lebih bagus dari PCI PCi
sebelumnya.
PCI keluar pada
tahun 1990 berbasis Pentium diterapkan pertama kali oleh Intel. Intel
menerbitkan semua patent bagi domain public dan mempromosikan pembuatan himpunan
industry, PCI SIG, untuk pembuatan lanjut dan memelihara kompatibilitas
spesifikasi PCI. Ternyata PCI dapat diterima secara luasdan penggunaannya pada
komputer pribadi, wprkstation semakin meningkat. Pada tahun 1993 PCI 2.0 dapat
diterbitkan. Karena spesifikasinya berada didomain public dan didukung oleh
industry microprosesor dan peripheral secara luas.
USB
Universal
Serial Bus ( USB ) adalah standar bus serial untuk perangkat penghubung, biasanya
kepada komputer namun juga digunakan di peralatan lainnya seperti konsol permainan
, ponsel dan PDA . Sistem USB mempunyai desain yang asimetris, yang terdiri
dari pengontrol host dan beberapa peralatan terhubung yang berbentuk pohon dengan
menggunakan peralatan hub yang khusus. Desain USB ditujukan untuk menghilangkan
perlunya penambahan expansion card ke ISA komputer atau bus PCI , dan
memperbaiki kemampuan plug-and-play (pasang-dan- mainkan) dengan memperbolehkan
peralatan- peralatan ditukar atau ditambah ke system tanpa perlu mereboot
komputer. Ketika USB dipasang, ia langsung dikenal sistem computer dan memroses
device driver yang diperlukan untuk menjalankannya. USB dapat menghubungkan
peralatan tambahan komputer seperti mouse, keyboard, pemindai gambar, kamera
digital , printer , hard disk , dan komponen networking . USB kini telah menjadi
standar bagi peralatan multimedia seperti pemindai gambar dan kamera digital. Sejarah
versi Standard USB telah berevolusi kebeberapa versi:
Pre-rilis
- USB 0.7: dirilis
November 1994.
- USB 0.8: dirilis
December 1994.
- USB 0.9: dirilis April
1995.
- USB 0.99: dirilis
August 1995.
- USB 1.0 Release
Candidate: dirilis November 1995.
- USB versi 1 dirilis
Januari 1996.
- USB versi 2 dirilis
April 2000. Perbedaan paling mencolok dengan versi sebelumnya, yaitu pada
versi 2.0 adalah kecepatan transfer yang jauh meningkat. Kecepatan
transfer data USB dibagi menjadi tiga, antara lain: Super speed data
dengan frekuensi clock 4,800.00Mb/s High speed data dengan frekuensi clock
480.00Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada ± 500ppm. Full speed data
dengan frekuensi clock 12.000Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada ±0.25% atau 2,500ppm. Low speed
data dengan frekuensi clock 1.50Mb/s dan tolerasi pensinyalan data pada ±1.5%
atau 15,000ppm.
- USB versi 3.0 dirilis
November 2008 .
Beberapa perubahan
telah diimplementasikan di USB 3.0 seiring dengan peningkatan penggunaan perangkat
eksternal dan kebutuhan kecepatan lebih tinggi. Kecepatan transfer data USB 3.0
sekitar 3.2 Gbps (400 MB/s), dan secara teori dapat mencapat 4.8 Gbps.
Kecepatan ini 6 sampai 10x lebih cepat dari maksimal kecepatan USB 2.0. USB 3.0
mengenalkan teknologi transfer data dua arah (full duplex), sehingga dapat
membaca dan menulis data secara bersamaan (simultan). USB 2.0 dan sebelumnya
belum mendukung teknologi bi- directional ini. Tegangan listrik diturunkan dari
4.4V menjadi 4V, kemudian arus juga ditingkatkan (menjadi 150mA), sehingga
selain lebih hemat energi, sebuah port USB 3.0 dapat digunakan 4-6 perangkat.
Power managemen lebih baik dibanding USB 2.0, sehingga mendukung idle, sleep
dan suspend. Ujung USB 3.0 akan sama dengan USB 2.0 (standard), tetapi kabel
didalamnya akan lebih banyak, ada tambahan 4 jalur kabel disbanding USB 2.0
(total ada 9 jalur kabel). Protokol USB Persinyalan USB USB adalah host-centric
bus di mana host/ terminal induk memulai semua transaksi. Paket pertama/penanda
(token) awal dihasilkan oleh host untuk menjelaskan apakah paket yang mengikutinya
akan dibaca atau ditulis dan apa tujuan dari perangkat dan titik akhir. Paket
berikutnya adalah data paket yang diikuti oleh handshaking packet yang melaporkan
apakah data atau penanda sudah diterima dengan baik atau pun titik akhir gagal menerima
data dengan baik. Setiap proses transaksi pada USB terdiri atas: Paket token/sinyal
penanda (Header yang menjelaskan data yang mengikutinya) Pilihan paket data
(termasuk tingkat muatan) dan Status paket (untuk acknowledge/ pemberitahuan
hasil transaksi dan untuk koreksi kesalahan) Nomor kaki (dilihat pada soket): Penetapan
kaki - kaki Fungsi
- VBUS (4.75–5.25 V)
- D−
- D+
- GND
Shell Shield Paket
data umum USB Data di bus USB disalurkan dengan cara mendahulukan Least Significant
Bit(LSB). Paket-paket USB terdiri dari data-data berikut ini:
Sync Semua
paket harus diawali dengan data sync. Sync adalah data 8 bit untuk low dan full
speed atau data 32 bit untuk high speed yang digunakan untuk mensinkronkan
clock dari penerima dengan pemancar. Dua
bit terakhir mengindikasikan dimana data PID dimulai. PID (Packet
Identity/Identitas paket) Adalah field untuk menandakan tipe dari paket yang
sedang dikirim.
Ada 4 bit PID
data, supaya yakin diterima dengan benar, 4 bit di komplementasikan dan diulang,
menjadikan 8 bit data PID. Hasil dari pengaturan tersebut adalah sebagai
berikut.
- PID0 PID1 PID2 PID3
nPID0 nPID1 nPID2
- ADDR (address) Bagian
alamat dari peralatan dimana paket digunakan. Dengan lebar 7 bit, 127
peralatan dapat disambungkan. Alamat 0 tidak sah, peralatan yang belum
terdaftar harus merespon paket yang dikirim ke alamat 0.
- ENDP (End point) Titik
akhir dari field yang terdiri dari 4 bit, menjadikan 16 kemungkinan titik
akhir. Low speed devices, hanya dapat mempunyai 2 tambahan end point pada
puncak dari pipe default. (maksimal 4 endpoints)
- CRC (Cyclic Redundancy
Check) dijalankan pada data di dalam paket yang dikirim. Semua penanda (token)
paket mempunyai sebuah 5 bit CRC ketika paket data mempunyai sebuah 16 bit
CRC.
- EOP (End of packet) Akhir
dari paket yang disinyalkan dengan satu angka akhir 0 (Single Ended
Zero/SEO) untuk kira-kira 2 kali bit diikuti oleh sebuah J 1 kali. Data
yang dikirim dalam bus USB adalah salah satu dari 4 bentuk, yaitu control,
interrupt, bulk, atau isochronous. Perancangan peralatan yang menggunakan
USB Untuk membuat suatu peralatan yang dapat berkomunikasi dengan protokol
USB tidak perlu harus mengetahui secara rinci protokol USB. Bahkan kadang
tidak perlu pengetahuan tentang USB protokol sama sekali.
Pengetahuan
tentang USB protokol hanya diperlukan untuk mengetahui spesifikasi yang
dibutuhkan untuk alat kita. Pada kenyataannya untuk mengimplemetasikan USB
protokol di FPGA ataupun perangkat bantu lain sangat tidak efisien dan banyak
waktu terbuang untuk merancangnya. Menggunakan kontroler USB sangat lebih
dianjurkan dalam membuat alat yang dapat berkomunikasi melalui protokol ini. Kontroler
USB mempunyai banyak macam bentuk, dari microcontroller berbasis 8051 yang
mempunyai input output USB secara langsung sampai pengubah protocol dari serial
seperti I2C bus ke USB. USB controller biasanya dijual dengan disertai berbagai
fasilitas yang mempermudah pengembangan alat, diantaranya manual yang lengkap,
driver untuk windows XP, contoh code aplikasi untuk mengakses USB, contoh code untuk
USB controller, dan skema rangkaian elektronikanya.
CHIPSET
Pengertian
Chipset Secara Umum Chip merupakan sekumpulan IC yang memiliki fungsi
tersendiri pada papan atau motherboard komputer.
Ada dua type
Chip yang paling populer yang ada pada motherboard komputer yang sering kita jumpai,
yaitu: Sourdbridge dan Notrbridge
- Northbridge
[ Northbridge
lebih populer dengan istilah Memori Control]. Dalam Istilah Inggris MCH atau Memmory
Controller Hub. Jenis Chip ini di kembangkan oleh Intel Corporate dengan
istilah MCH tadi. Northbridge memiliki peranan khususs yang sangat penting
dimana menghubungkan satu komponen ke komponen lain yang berisi informasi dari
berbagai komponen tersebut, yang diantaranya yaitu ; Menghubungkan CPU [Processor]
ke VGA, memory, PCI. Dalam hal ini bisa disimpulkan secara singkat fungsi
Northbridge secara umum sebagaipenghubung atau penjembatan yang mengendalikan
CPU, RAM , AGP atau PC Express , dan southbridge. Fungsi lain Pada Northbridge
sebagai pengatur laju kecepatan pada CPU, Memory, VGA, seperti contoh pada saat
kita Overclocking dengan memaksimalkan kinerja komponen-komponen pada komputer.
Ini merupakan kerja dari Northbridge secara umum. Dan tentu banyak fungsi
lainya dari Northbridge yang secara umum sudah di uraikan diatas.
- Southbridge
Southbridge
bisa di ibaratkan Management dimana sebagai chipset yang mengontrol BUS IDE,
USB, dukungan Plug and Play, control PCI, ISA, keyboard, mouse dan bbrapa
perangkat lainya.Contoh kerja dari Southbridge, pada saat kitamemasukan USB
Flashdisk, MMC Card, Usb Modem. ini merupakan kerja dari Southbridge yang
berupa Chip pada motherboard komputer. Beberapa Istilah berkaitan denga Artikel
diatas.
- IC : integrated
Circuit [Indonesia] sirkuit terintegrasi
- CPU : (Central
processing Unit).[Indonesia : Unit Pengolah Pusat]
- PCI : Peripheral
Component Interconnect
- RAM : Random Access
Memory
- AGP : Accelerated
Graphics Port
- USB : Universal Serial
Bus
Label:
Study
Saturday, 9 February 2013
Contoh Makalah Rental DVD/VCD
MAKALAH
|
APLIKASI
SISTEM INFORMASI RENTAL VCD/DVD
|
“YASINTA
RENT”
UNTUK
MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH BASIS DATA II
|
DISUSUN OLEH:
GIYADI ( 11092076 )
R. HIDAYAT ( 11092080 )
SINCE ( 11092078 )
INSTITUT SAINS TEHNOLOGI PALAPA MALANG
2013
|
BAB I
1.
Pendahuluan
Perkembangan
dunia informasi saat
ini semakin cepat
memasuki berbagai bidang, sehingga
manusia dituntut untuk
lebih kreatif dalam
menjalani kehidupannya agar tidak
ketinggalan informasi. Untuk
hal itu komputer
sebagai salah satu
saranainformasi yang sangat
baik digunakan dalam
pengolahan data. Dengan
adanya komputer sebagai alat
pengolah data, maka semua pemrosesan data dan informasi baik di suatu perusahaan
ataupun instansi dapat di olah dengan cepat, tepat dan akurat. Saat
ini tentu saja
kita banyak menjumpai
tempat–tempat yang menyediakan jasa khususnya
dibidang penyewaan vcd
atau dvd. Tempat–tempat
tersebut cukup banyak diminati
oleh banyak orang
karena rental vcd
dan dvd merupakan
salah satu sarana untuk
mendapatk an hiburan dan
ilmu perngetahuan dengan
mudah, karena didalamnya
juga terdapat berbagai macam vcd atau
dvd film, game, software,mp3, dan tutorial pembelajaran
yang sekarang ini
banyak dibutuhkan baik
dari kalangan mahasiswa maupun
kalangan umum.
Menyadari
akan berbagai manfaat
yang bisa diraih
dari penggunaan sistem informasi berbasis komputer, rental
vcd/dvd Yasinta Rent mulai memanfaatkan sistem informasi berbasis
komputer sebagai pendukung
dalam pencarian data
vcd dan dvd. Namun
seiring dengan perkembangan
kebutuhan pemrosesan data rental vcd
dan dvd yang lebih
cepat, sementara sistem yang
digunakan sekarang masih
banyak yang bersifat manual mengakibatkan
sistem belum mampu menyediakan informasi yang cepat serta tepat
waktu dalam menghasilkan
informasi yang diperlukan,
sehingga mempengaruhi kinerja dari instansi itu sendiri.
Untuk
menyelesaikan permasalahan yang
disebutkan di atas dan sebagai bahan
penelitian untuk pembuatan
Makalah UAS, maka disini
penulis mengambil judul “Merancang dan Membuat Aplikasi Sistem
Informasi Pada Rental VCD/DVD “Yasinta Rent ” Surabaya. Dengan
adanya sistem informasi
ini diharapkan dapat
meningkatkan kecepatan dan
kemudahan dalam melakukan
proses pengolahan data
serta memperkecil kemungkinan kesalahan
dalam pemrosesan data.
1.1 Latar Belakang
Seiring
dengan majunya teknologi saat ini,membuat semakin banyaknya
program-program yang di buat oleh programmer
yang handal. Semua
program aplikasi yang telah beredar dan
kita telah liat dipasaran
adalah karya programmer
yang sudah menyeluruh ke segala bidang. Kemajuan tersebut dapat dilihat dari banyaknya perusahaan diberbagai
bidang yang sudah menggunakan sistem
terkomputerisasi untuk melaksanakan berbagai macam pekerjaan secara
cepat dengan ketelitian yang tinggi. Semakin banyak
perusahaan yang menggunakan
sistem komputerisasi diharapkan dapat
meminimalkan kesalahan yang
dibuat oleh manusia sehingga
mengurangi kerugian yang besar. Dalam
penulisan ini saya akan membahas mengenai
penerapan sistem kompeterisasi pada YASINTA RENT yang bergerak dalam bidang Penyewaan VCD/DVD .
1.2 Permasalahan
Berdasarkan pengamatan diketahui, bahwa pada umumnya semua sistem manajemen dijalankan secara manual. Adapun
kegiatan yang masih berjalan secara manual adalah pengentrian data penyewa dan
identitas VCD/DVD, sehingga sering terjadi kesalahan maupun kehilangan
data-data secara
tidak sengaja, yang mengakibatkan para pemberi jasa mendapatkan kerugian yang
cukup besar. Hal ini dapat diatasi dengan pemanfaatan sistem informasi berbasis
komputer.
Berdasarkan paparan yang telah disimpulkan diperlukan sebuah
sistem informasi yang memanfaatkan komputer yang dapat menangani dan mengelola
data-data yang berhubungan dengan pengentrian data penyewa dan identitas
VCD/DVD. Diharapkan dengan adanya sistem tersebut, dapat menghindari kesalahan
dalam pengelolaan data.
Untuk mendapat informasi yang baik dan
akurat, maka diperlukan adanya sistem informasi yang mampu memenuhi kebutuhan
pengelolaan data-data penyewaan.
1.3 Batasan Masalah
Untuk menghindari agar tidak
menyimpang dari tujuan utama, batasan permasalahan yang ada pada pelayanan
konsumen untuk proses desain dan implementasi sistem informasi manajemen. Dalam
program yang dibuat ini, lebih menspesifikasikan
pada bagian Transaksi dan laporan-laporannya. Maka penulis hanya membatasi pengembangan
sistem informasi Transaksi pada YASINTA RENT yang bergerak di bidang penyewaan VCD/DVD :
1. Pendataan data VCD/DVD .
2. Pengolahan
data Transaksi Penyewaan/Pengembalian.
3. Pembuatan laporan keuangan yang berhubungan dengan informasi penyewaan
VCD/DVD
1.4
Tujuan dan Analisis Masalah
Analisis Masalah
Pembahasan tentang analisis dan pemecahan masalah-masalah
pada sebuah rental VCD/DVD sehingga mendapatkan sebuah solusi dalam memberikan
pelayanan yang baik. Fakta permasalahan yang dihadapi pada umumnya banyak sistem
persewaan rental yang dijalankan secara manual. Hal ini menyebabkan sering
terjadinya laporan data serta keuangan yang tidak akurat, karena manajemen yang
salah dalam mengelola data-data, serta terjadinya persewaan VCD/DVD yang tidak
valid akibat human error. Akibat dari masalah ini, bisa berpengaruh pada
tingkat kepercayaan konsumen terhadap rental tersebut menjadi cenderung menurun
yang mengakibatkan berkurangnya pendapatan usaha.
Pemecahan
masalah : untuk mengatasi masalah tersebut, maka di buatlah
rancangan desain dan implementasi dengan sistem manajemen yang baik melalui
sistem informasi aplikasi basis data memakai Microsoft visual Foxpro.
Tujuan
1. Mempermudah sistem manajemen pengolahan data dan keuangan laporan Penyewaan
VCD/DVD dengan akurat dan detail.
2. Meminimalisir kesalahan yang terjadi pada saat penyewaan / pengembalian VCD/DVD akibat human
eror.
BAB II
2. LANDASAN TEORI
2.1. Pengertian Sistem
Sistem merupakan
jaringan dari elemen-elemen
yang saling berhubungan, membentuk suatu
kesatuan untuk melak sanakan
suatu tujuan pokok
dari sistem tersebut. sistem adalah
prosedur logis dan
rasional untuk merancang suatu
rangkaian komponen yang
berhubungan satu dengan
yang lainnya dengan maksud
untuk berfungsi sebagai
suatu kesatuan dalam
usaha mencapai suatu tujuan
yang telah ditentukan.
Sedangkan menurut John
Mc. Manama Sistem
adalah sebuah struk tur konseptual
yang tersusun dari
fungsi-fungsi yang saling
berhubungan yang bekerja sebagai
suatu kesatuan organik
untuk mencapai suatu
hasil yang diinginkan secara
efektif dan efesien.
Definisi
sistem berdasarkan pendekatan
yang menekankan pada
prosedur adalah sebagai
berikut “sistem adalah
suatu jaringan kerja dari
prosedur–prosedur yang saling berhubungan,
berkumpul bersama–sama untuk
melakukan suatu kegiatan
atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu”.
2.1.1 Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi
adalah kombinasi antara
prosedur kerja, informasi,
orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai
tujuan, secara umum sistem informasi
adalah suatu sistem dalam suatu
organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian yang
mendukung fungsi operasi
organisasi yang besifat manajerial
dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat
menyediakan kepada pihak
luar tertentu dengan
informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.
Ciri – Ciri
Informasi
1. Benar atau salah
2. Baru
3. Tambahan
4. Korektif
5. Penegas
Kualitas Informasi
Kualitas
dari suatu informasi
ditentukan oleh karakteristik–karakteristik sebagai berikut
: Akurat , Diartik an
bahwa suatu informasi
harus benar–benar dapat
memberikan suatu kebenaran dan
bebas dari kes alahan–kesalahan dan
harus jelas menceritakan mak
sudnya. Tepat pada
waktunya , Diartikan bahwa
informasi yang digunakan
bukan merupakan informasi yang
telah usang dan
tidak bernilai lagi,
serta tidak terlambat sampai
pada penerima sehingga
dapat membuat keputusan
secara tepat waktu. Releven
, Diartikan bahwa
informasi-informasi tersebut mempunyai
manfaaat untuk pemakainya.
2.2 Konsep Dasar Basis Data
2.2.1 Pengertian Basis Data
Basis data adalah sekumpulan data yang saling
berhubungan satu dengan yang lainnya
yang diorganisas ikan berdasarkan
sebuah skema atau
struktur tertentu, tersimpan dihardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan
tertentu bagi pemakai.
2.2.2 Objek Basis Data
Selain bertujuan untuk
memperoleh kembali data yang
dicari dengan mudah dan cepat, pemanfaatan
basis data juga
memiliki tujuan-tujuan lain
seperti berikut ini
a. Kecepatan dan
kemudahan (speed)
b. Efisiensi
ruang penyimpanan (space)
c.
Keakuratan (accuracy)
d.
Ketersediaan (availability)
e.
Kelengkapan (completeness)
f. Keamanan
data (security)
g. Kebersamaan
pemakai (sharibility)
2.2.3 Komponen Basis Data
Komponen
sistem basis data
terdiri dari berbagai
komponen , yaitu
sebagai berikut:
1. Perangkat
keras
2. Sistem operasi
3. Data
4. Sistem
pengelolaan basis data (DBMS)
5. Pemakai (user)
6. Aplikasi
(perangkat lunak lain)
2.2.4 Sistem Pengolahan Data
Pengolahan
data merupakan rangkaian
operasi atas informasi
yang telah direncanakan untuk
mencapai tujuan atau hasil yang diinginkan. Sistem pengolahan data terdiri dari
empat bagian dan akan dijabarkan sebagai berikut :
Tahap implementasi dan pengujian sistem,
dilakukan setelah tahap analisis dan
perancangan selesai dilakukan. Pada bab ini akan dijelaskan
implementasi dari aplikasi sistem dengan menggunakan beberapa fungsi yang
penulis buat terdiri dari lingkungan implementasi, pengkodean, dan interface dari aplikasi
sistem tersebut.
BAB
III
DESAIN
SISTEM
3.1. Rancangan Database
Perancangan database merupakan satu hal yang sangat
penting. Database berfungsi untuk menyimpan data, data yang ada dalam database
diolah untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Adapun perancangan database
yang diusulkan adalah sebagai berikut:
1. Struktur Tabel Anggota
No
|
Field Name
|
Type
|
Size
|
Ket
|
1
|
kd_anggota
|
character
|
5
|
kode
anggota
|
2
|
nm_ anggota
|
character
|
30
|
Nama anggota
|
3
|
Jns_kel
|
character
|
10
|
jenis kelamin
|
4
|
alamat
|
character
|
130
|
alamat
|
5
|
Nm_telp
|
character
|
10
|
Nomor telepon
|
6
|
Tgl_daftar
|
date
|
8
|
Tgl. Daftar
anggota
|
2. Struktur Tabel DVD
No
|
Field Name
|
Type
|
Size
|
Ket
|
1
|
kd_dvd
|
character
|
5
|
kode dvd
|
2
|
jdl_ film
|
character
|
10
|
Judul
film
|
3
|
hrg_sewa
|
numeric
|
10
|
Harga sewa
|
4
|
stok
|
numeric
|
10
|
stok
|
5
|
jns_film
|
character
|
10
|
Jenis film
|
3. Struktur Tabel User
No
|
Field
Name
|
Type
|
Size
|
Ket
|
1
|
id
|
character
|
3
|
Kode password
|
2
|
password
|
character
|
5
|
password
|
4. Struktur Tabel detail transaksi
No
|
Field
Name
|
Type
|
Size
|
Ket
|
1
|
no_sewa
|
character
|
10
|
Nomor
sewa
|
2
|
kd_ dvd
|
character
|
10
|
Kode
dvd
|
3
|
qty
|
numeric
|
10
|
Jumlah sewa
|
4
|
bayar
|
numeric
|
10
|
Jumlah
bayar
|
5. Struktur Tabel Transaksi
No
|
Field
Name
|
Type
|
Size
|
Ket
|
1
|
No_sewa
|
character
|
10
|
No
sewa
|
2
|
Tgl_sewa
|
date
|
8
|
Tanggal
sewa
|
3
|
Tgl_kembali
|
date
|
8
|
Tgl seharusnya kembali
|
4
|
Kd_anggota
|
character
|
10
|
Kode
anggota
|
5
|
Nm_anggota
|
character
|
30
|
Nama anggota
|
6
|
alamat
|
character
|
30
|
alamat
|
7
|
Tgl_kembali2
|
date
|
8
|
Tgl kembali
|
8
|
denda
|
numeric
|
10
|
Denda keterlambatan
|
didalam sistem. Berikut flowchart yang diusulkan pada rental VCD dan DVD VIDEO YASINTA RENT SURABAYA
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3.2 Perancangan Dialog Layer
Perancangan dialog layer adalah suatu sarana komunikasi
antar muka (Interface) sistem dengan user secara langsung. Tahap desain dialog
layer ini sangat mendukung proses efektifitas dan efesiensi kinerja dari
seseorang atau beberapa user.
Rancangan Dialog
Password
1. Form Login
2. Form Menu
Utama
Perancangan Input
1.
Form Pencarian Pelanggan
2.
Form Pencarian Disk
3.
Form Pemasukan Pelanggan
4.
Form Pemasukan Kaset
5.
Form Penyewaan
6.
Form Pemgembalian
Perancangan Output
1.
Report Pelanggan
2.
Report Disk/Kaset
3.
Report Transaksi
4.
Report Transaksi Pengembalian
BAB IV
IMPLEMENTASI
DAN DEMO PROGRAM
4.1 Interface
Berikut ini adalah interface dari seluruh tampilan
aplikasi Penyewaan VCD/DVD ,
dan ini adalah form profile tentang penyewaan VCD/DVD
YASINTA RENT.
Gambar 4.1 Form Profile
4.1.1. Form Login
Pada form login,
user di wajibkan terlebih dahulu
untuk memasukkan Nama
User dan Password agar dapat masuk
kedalam aplikasi dan dapat
menjalankannya. Hal ini bertujuan
untuk membatasi dalam pemakai yang mengakses aplikasi ini, sehingga hanya
beberapa orang saja yang berhak dalam menjalankan Penyewaan VCD/DVD ini. Sehingga aman dari
pemakai-pemakai lain yang tidak bertanggung jawab.
Gambar 4.2 Form Login
4.1.2. Form menu utama
From menu utama
merupakan form yang
terpenting, dikarenakan pada form ini merupakan jembatan awal
dalam melakukan aplikasi Penyewaan VCD/DVD yang menghubungkan form yang satu dengan form
yang lain.
Gambar 4.3 Form Menu Utama
4.1.3. Form Input Data Anggota
Form Input Data Anggota Penyewaan VCD/DVD akan ditampilkan
sistem jika pemakai memilih Input Data Anggota. Form ini bertujuan untuk
memasukkan,mengedit, dan menghapus data Anggota.
Gambar 4.4 Form Input Data Anggota
4.1.4.
Form Input Data VCD/DVD
Form Data VCD/DVD akan ditampilkan system jika pemakai
memilih Input Data VCD/DVD. Form ini bertujuan untuk memasukkan, mengedit, dan menghapus data VCD/DVD.
Gambar 4.5 Form Input Data VCD/DVD
4.1.5. Form Input Data Transaksi
Form Data Transaksi akan ditampilkan sistem jika pemakai memilih
Input Data Keuangan|Data Transaksi . Form ini bertujuan untuk memasukkan,
mengedit, dan menghapus data Transaksi .
Gambar 4.6 Form Data Transaksi
4.1.6.
Form Input Data Pengembalian
Form Data Pengembalian akan ditampilkan sistem jika
pemakai memilih Form Data Pengembalian. Form ini bertujuan untuk menghasilkan
laporan pengembalian hasil Penyewaan VCD/DVD .
Gambar 4.7 Form Pengembalian
4.1.7.
Form Cetak (Output) Data Anggota
Form Cetak Data Anggota akan ditampilkan sistem jika
pemakai memilih Form Cetak Data Anggota. Form ini bertujuan untuk menghasilkan
laporan Data Anggota Penyewa VCD/DVD .
3.1.8.
Report (Output) Data Anggota
Gambar 4.8 Report Data Anggota
4.1.9.
Report (Output) Data Transaksi
Penyewa
Report
Data Transaksi Penyewa akan ditampilkan sistem jika pemakai memilih Laporan
Data Transaksi. Form ini bertujuan untuk menghasilkan laporan Data Transaksi
Penyewa VCD/DVD dalam bentuk laporan/Report.
Gambar 4.9 Report Transaksi Penyewaan
4.1. 10 Report
(Output) Laporan Pengembalian
Gambar 4.10 Report Transaksi Pengembalian
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Dari uraian Sistem Informasi Penyewaan VCD/DVD diatas dapat disimpulkan beberapa kesimpulan
yaitu :
- Data-data yang
berkaitan dengan Penyewaan VCD/DVD dapat tersusun rapih dalam sebuah
database, dengan sisitem ini mempermudah
dalam pengolahan dan pencarian data.
- Mempercepat dan
mempermudah dalam
memberikan informasi secara terbuka mengenai detail
Transaksi yang berupa Laporan.
- Dengan sistem
ini dapat memberikan informasi laporan
Transaksi VCD/DVD,
5.2 Saran-Saran
Berdasarkan hasil penelitian
yang telah dilakukan, penulis
mempunyai saran Kepada pihak YASINTA
RENT, yaitu:
1. Diperlukan peningkatan
Sumber Daya Manusia yang berkualitas
dan perangkat komputer yang memadai.
2. Sebaiknya di
perlukan admin untuk mengelolah informasi
dan pemeliharaan Penyewaan
VCD/DVD , yang diberi tanggung
jawab menangani nya
dengan sebaiknya terlebih dahulu diberikan petunjuk dan
pelatihan pengoperasian agar
nantinya aplikasi ini dapat beroperasi secara maksimal dan optimal.
3. Jika system informasi
Penyewaan VCD/DVD ini dapat dikembangkan
dengan menambah fasilitas keamanan
untuk menjaga data-data penting dan pribadi.
Subscribe to:
Posts (Atom)












